Deteksi Titik Panas di Papua Tengah, BMKG: Sudah Berkurang
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nabire, Husain Kamadi. Foto : Elia Douw/Papua60detik
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Nabire, Husain Kamadi. Foto : Elia Douw/Papua60detik

Papua60detik - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nabire Husain Kamadi menyebut jumlah titik panas (hotspot) di Papua Tengah telah mengalami penurunan.

Per Minggu 23 Agustus pukul 23.00 WIT, BMKG mencatat titik panas di wilayah Provinsi Papua Tengah di angka 378 titik.

"Kemudian tingkat kepercayaan rendah ada 38, tingkat kepercayaan sedang ada 307, dan tingkat kepercayaan tinggi ada 33," sebut Husain, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, untuk wilayah Kabupaten Nabire sendiri, jumlah hotspot pada  Minggu malam berjumlah 108 dengan tingkat tingkat kepercayaan tinggi 8 titik.

"Dari data ini kita bersyukur dengan adanya kegiatan pencegahan yang dilakukan BPBD, TNI, Polri, artinya ada pengurangan ya. Kita bisa melihat bahwa terjadi pengurangan yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari sebelumnya," katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan (DLHKP) Provinsi Papua Tengah, Yan Richard Pugu, mengatakan penanganan kebakaran hutan dan lahan harus mengedepankan langkah preventif.

"Memang saat ini kejadian kebakaran sudah terjadi, penanganan berjalan, tapi saat yang bersamaan langkah-langkah preventif ini tetap harus jalan," ujarnya. (Elia Douw)