Festival Budaya Lembah Baliem Habiskan Rp2 Miliar
Papua60detik - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkab Jayawijaya menyebut anggaran penyelenggaraan rangkaian Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Wamena Coffee Festival dan Noken Street Fashion tahun 2026 senilai Rp2 miliar.
“Untuk biaya FBLB ke-34 anggarannya kurang lebih Rp1,5 miliar, kemudian ditambah dengan dua kegiatan lain Wamena Coffee Festival dan Noken Street Fashion sehingga bertambah menjadi Rp2 miliar,” kata Kabid Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Jayawijaya Naftali F Rumbiak di Wamena, Minggu (9/8/2026) seperti dilansir ANTARA.
Anggarannya turun dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp4,8 miliar. Pengurangan terjadi akibat efisiensi anggaran dari pemerintah pusat sehingga berdampak terhadap penyiapan anggaran kegiatan budaya tersebut.
Meski begitu, menurutnya, jumlah wisatawan atau wisman dan wisatawan nusantara (wisnu yang hadir pada FBLB ke-34, Wamena Coffee Festival dan Noken Street Fashion cukup banyak.
“Wismannya ratusan orang dari berbagai negara, dan jumlah pastinya masih dihimpun oleh kami. Tapi kami yakin dari target 400 wisman pada rangkaian FBLB ke-34 tahun ini dapat tercapai,” ujarnya.
FBLB ke-34 tahun 2026 diikuti enam sanggar tari dan menampilkan atraksi drama, tari-tarian tradisional, karapan babi, permainan musim pikon, sikoko dan puradan.
Diberitakan sebelumnya, festival budaya itu terpaksa dihentikan akibat insiden penembakan warga Sabtu (8/8/2026). Menurut polisi penembakan terjadi di pintu masuk utama lokasi festival sekitar pukul 12.45 WIT. Usai menembak, pelaku melarikan diri.
Dua warga, Laode Muhammad Kojo luka di lutut kanan dan Salbiah luka di paha kanan serta punggung tangan kanan. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Wamena. (Redaksi)