Keluarga Korban Penembakan di Tembagapura Angkat Bicara
Korban tewas akibat penembakan di Tembagapura, Nalince Wamang. Foto: Dok Keluarga korban
Korban tewas akibat penembakan di Tembagapura, Nalince Wamang. Foto: Dok Keluarga korban

Papua60detik - Keluarga Nalince Wamang, korban tewas akibat penembakan di Tembagapura, Mimika angkat bicara.

Paman korban, Ronny Wamang menceritakan, Nalince Wamang lahir pada tanggal 1 April 2009. Ia baru selesai ujian  di SMK Petra, Kabupaten Mimika.

Korban ke tempat pendulangan emas di Mile 69 dan 71 bersama keluarganya mencari dana untuk melanjutkan pendidikan.

Menurut Ronny, hasil visum menunjukkan beberapa luka di tubuh korban. Beberapa luka berupa lubang akibat peluru.

"Apakah negara menyediakan timah panas itu untuk membunuh warga sipil, generasi bangsa. Kami meminta bukan hanya TNI yang tanggung jawab, PT Freeport juga harus tanggung jawab. Penembakan itu terjadi di wilayah konsesi perusahaan," katanya saat menghubungi redaksi, Sabtu (9/5/2026).

Penembakan tersebut terjadi di wilayah Camp Wini Kalikuluk MP 69, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Kamis (7/5/2026).

Pihak Satgas Habema kemudian membantah sebagai pihak yang melakukan penembakan. Satgas Habema balik menuding TPNPB OPM pimpinan Guspi Waker sebagai pelaku penembakan. 

“Tindakan yang dilakukan personel telah sesuai prosedur dan dilakukan secara terukur untuk meminimalkan risiko jatuhnya korban dari masyarakat sipil. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” kata Kepala Penerangan Komando Operasi TNI Habema, Letkol Inf M Wirya Arthadiguna, dalam siaran persnya. (Rachmat J)