Pdt Lewi Sawor; Gereja Bertumbuh Cepat Karena Intervensi Pemerintah
Kadinsos Mimika, Petrus Yumte secara simbolis menyerahkan sarana peribadatan gereja di Gedung Tongkonan, Jumat (07/08/2020)
Kadinsos Mimika, Petrus Yumte secara simbolis menyerahkan sarana peribadatan gereja di Gedung Tongkonan, Jumat (07/08/2020)

Papua60detik - Ketua Klasis GKI Mimika, Pendeta Lewi Sawor mengakui, kecepatan pertumbuhan gereja ditentukan salah satunya oleh intervensi atau dukungan pemerintah.

Bahkan menurutnya, hal itu tak hanya terjadi di gereja tapi pada semua lembaga peribadatan.

"21 tahun bekerja di Kabupaten ini dan hal yang menarik bahwa pertunbuhan lembaga agama khususnya gereja mengalami pertumbuhan yang begitu cepat karena intetvensi dari pemerintah baik di masa lalu sampai masa kini," kata Pdt Lewi, Jumat (07/08/2020).

Sebagai data pembanding, katanya, pada kisaran tahun 1990-an sampai 2000 jumlah gereja di bawah GKI Mimika hanya 17. Gereja terus bertumbuh dan mencapai jumlah 35 saat ini.

"Kami akui semua itu terjadi bukan karena kami bisa lakukan itu sendiri tapi intervensi pemerintah melalui dinas sosial sampai hari ini," katanya.

Jumat (07/08/2020), di Gedung Tongkonan, Dinas Sosial Mimika kembali membagikan bantuan sarana dan prasarana kepada 30 gereja.

Pdt Lewi menyebut, sedikitnya lima gereja di bawah naungan GKI Mimika ikut mendapat bantuan Dinsos.

Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun 2020 senilai Rp900 juta.

Seperangkat prasarana dan prasarana bantuan yang diberikan berupa kursi sebanyak 50 buah, 1 unit infokus, 1 buah tenda, 1 unit wireless Sound dan 1 unit jeybord.

“Pentingnya sarana dan prasarana peribadatan dalam suatu gereja, Pemkab Mimika berupaya membantu meningatkan kualitas kegiatan ibadah dengan fasilitas yang layak,” kata Asisten II Setda Mimika, Syahril yang secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut.

Menurut Kadinsos Mimika, Petrus Yumte, gereja yang terpilih mendapat bantuan berdasarkan survei instansinya. Pembagiannya akan dilakukan bertahap.

Adapun gereja-gereja yang mendapatkan bantuan antara lain: Gereja Katolik Tipuka, Gereja Katolik Nayaro (Kali Kopi), Gereja katolik El Tabernakel Jemaat Fajar di Jalan Poros SP2 SP5, Gereja Katolik St Paulus Lokpong, Gereja Katolik St Stevanus SP6

Gereja Kristen Injili (GKI) Jemaat Kornelius Brigif Mapurjaya, GKI Jemaat Providensia, GKI Jemaat Maranatha Karang Senang SP3, GKI Oktoklesia Mile 32, GKI Bukit Zaitun, GKI Golgota Bintuka.

Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Horep SP2, GKII Jemaat Bethesda Jayanti, GKII Jemaat Kasih Tuhan SP3, GKII Jemaat Allah Nimaou Mayin Iwaka.

Gereja Betel Indonesia (GBI) Jemaat Solagracia Kilometer 7 Kamorojaya, GBI Jemaat Elim, GBI Jemaat Alfa Omega, GBI Jemaat Miracle Service CK5. GPDI Jemaat Gloria Of Christ dan GPDI Bethesda mile 32.

Gereja Bethani Jemaat Parangkretos, Gereja Protestan Indonesia (GPI) Jemaat Eirene, Persekutuan Gereja Babtis Papua Jemaat Bethel Wania, Gereja Baptis Imanuel Timika. (Yunita S)