Pemkab Gelar Penilaian Mandiri SPIP, Wabup: Proses Diagnosis
Kegiatan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi tahun 2025 Pemkab Mimika, foto: Martha/Papua60detik
Kegiatan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi tahun 2025 Pemkab Mimika, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Inspektorat Mimika selenggarakan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terintegrasi tahun 2025, Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai Selasa (14/10/2025). 

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengatakan penilaian maturitas ini, bukan untuk mencari-cari kesalahan tetapi merupakan proses diagnosis bersama terhadap sistem pengendalian intern pemerintah daerah.

Wabup menegaskan, komitmen kepala daerah dan para pimpinan OPD merupakan kunci utama keberhasilan implementasi SPIP. SPIP dapat dianggap sebagai sistem imunitas bagi pemerintah daerah.

"SPIP yang matang dan terimplementasi dengan baik akan menjadi garda terdepan untuk setiap tujuan organisasi, laporan keuangan, aset negara dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan terjaga," kata Emanuel Kemong. 

Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar perangkat daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan kabupaten Mimika melalui tata kelola pemerintahan yang handal, transparan dan akuntabel.

" SPIP bukanlah tugas inspektorat semata melainkan tanggung jawab seluruh OPD dari pimpinan tertinggi hingga seluruh jajaran pelaksa. Ini adalah budaya kerja yang harus dibangun dan dihidupkan setiap hari," ungkap Emanuel.

Katanya, penguatan SPIP merupakan bagian integral dari reformasi birokrasi dan upaya mewujudkan pemerintahan yang profesional, transparan serta berorientasi pada pelayanan publik.

"Kita jadikan ini ruang untuk belajar karena keberhasilan SPIP tidak tercapai jika hanya menjadi dokumen administratif tetapi harus diwujudkan dalam bentuk penguatan proses kerja, disiplin organisasi dan pengambilan keputusan yang akuntabel," tandasnya.

Plt Kepala Inspektorat Mimika, Septinus Timang menjelaskan, tujuan menghadirkan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada penilaian SPIP ini untuk melakukan pendampingan termasuk hal-hal yang berhubungan dengan pengawasan dan pengendalian yang dilakukan secara berkala.

Ia berharap, proses penilaian mandiri maturitas ini dapat diikuti dengan baik seluruh OPD, mengingat saat ini SPIP Kabupaten Mimika berada di angka 2,8 masuk pada kategori level 2. Sehingga tahun depan targetnya adalah mencapai level 3.

Septinus optimis, dengan kolaborasi, target akan tercapai dan kegiatan ini menjadi tolak ukur dan referensi sekaligus menambah pengetahuan dalam mencapai target tersebut.

" Saya optimis kita bisa. Ini tanggung jawab kita, step by step kita harus kejar sehingga target dapat tercapai," pungkasnya. (Martha)