Pemuda KINGMI Ajak Warga Dukung Komitmen Bupati Nabire Cegah Karhutla
Ketua Biro Pemuda Kingmi Klasis Nabire, Yeri Nawipa. Foto; Dokumen Pribadi
Ketua Biro Pemuda Kingmi Klasis Nabire, Yeri Nawipa. Foto; Dokumen Pribadi

Papua60detik -  Ketua Biro Pemuda KINGMI Klasis Nabire, Yeri Nawipa, mengajak elemen masyarakat mendukung dan menindaklanjuti pernyataan Bupati Nabire, Mesak Magai, terkait pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah pembakaran hutan, kebun, maupun lahan secara sembarangan.

Menurutnya, pernyataan Bupati Nabire yang telah disampaikan baik secara tertulis maupun lisan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak sebagai tanggung jawab terhadap lingkungan, perubahan iklim, kesehatan masyarakat, serta keselamatan warga.

“Pernyataan Bupati Nabire harus disikapi secara serius oleh semua pihak. Jangan sampai pembakaran liar dibiarkan berlangsung terus-menerus sehingga berdampak terhadap lingkungan, cuaca, kesehatan masyarakat, pendidikan, dan aktivitas pemerintahan,” ujar Yeri  dalam keterangan tertulis, Rabu (26/8/2026)

Yeri mengajak seluruh pemuda untuk mengambil bagian dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Pemuda, menurutnya, tidak hanya memiliki tanggung jawab mencegah tindakan yang berpotensi merusak lingkungan.

Ia menegaskan bahwa Nabire adalah rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang.

“Apabila melihat adanya tindakan yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan atau lahan, mari kita sikapi dengan bijaksana dan segera menyampaikan informasi kepada pihak yang berwenang. Nabire adalah rumah kita bersama yang harus kita jaga,” tegasnya.

Yeri berharap setiap arahan pemerintah daerah segera diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan.

“Jangan sampai masyarakat melihat seolah-olah belum ada tindakan nyata dalam menindaklanjuti arahan Bupati Nabire. Dinas dan lembaga terkait diberikan amanah untuk melayani masyarakat. Karena itu, ketika ada perintah atau kebijakan pemerintah daerah, harus segera ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” katanya.

Menurutnya, koordinasi antarlembaga penting agar persoalan lingkungan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.

Yeri mengingatkan bahwa persoalan pembakaran hutan dan lahan tidak boleh dianggap sebagai persoalan lingkungan semata. Jika terjadi secara terus-menerus, dampaknya dapat dirasakan masyarakat dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan aktivitas pemerintahan.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak tidak menunggu sampai persoalan menjadi lebih besar.

“Mari kita semua menyikapi pernyataan Bupati Nabire sebagai solusi bersama. Kita harus menjadi mata dan telinga di tengah masyarakat, menjaga lingkungan, menyampaikan informasi yang benar, dan membantu pemerintah menciptakan Nabire yang aman, sehat, dan nyaman,". (Elia Douw)