Terkait Tragedi Puncak, Gubernur Nawipa Koordinasi Menko Polkam
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley memberikan keterangan pers kepada wartawan usai kunjungan ke mulia, Kabupaten Puncak . Foto: Andre for Papua60detik
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa didampingi Wakil Gubernur Deinas Geley memberikan keterangan pers kepada wartawan usai kunjungan ke mulia, Kabupaten Puncak . Foto: Andre for Papua60detik

Papua60detik - Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa mengaku telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat di Jakarta untuk penanganan korban tewas dan luka dalam insiden di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. 

Sebelumnya, sejumlah warga Kabupaten Puncak dilaporkan tewas dan mengalami luka tembak saat prajurit TNI melakukan operasi militer di sejumlah kampung di Distrik Kembru, Kabupaten Puncak, Selasa (14/4/2026) lalu. 

Gubernur Nawipa mengaku membangun komunikasi intensif dengan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Dalam Negeri untuk mencari solusi terbaik.

“Saya sudah komunikasi dengan Menko Polkam, sudah diskusi dengan Mendagri untuk bagaimana saya bisa audiensi. Kita mencari supaya korban-korban yang ada di sana bisa kita lakukan itu sambil satu dua hari ini akan ada tim terpadu," kata Meki Nawipa, Jumat (17/4/2026). 

Gubernur Nawipa mengatakan situasi ini memerlukan profesionalisme dan tepat sasaran, diimbangi diplomasi manusiawi demi menghindari dampak mendalam bagi keluarga korban. 

“Kita mengedepankan bagaimana humanis, diplomasi humanis. Ini yang akan diperjuangkan oleh kami di provinsi,” ucapnya.

Menurutnya, untuk penanganan di lokasi kejadian kini telah ditetapkan status tanggap darurat dengan kolaborasi dua kabupaten yang terdampak langsung, yaitu Puncak dan Puncak Jaya. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menyalurkan bantuan logistik guna menutupi kekurangan di lapangan.

 Status tanggap darurat dibuat oleh Pemkab Puncak dengan Puncak Jaya. Ini terjadi di Kabupaten Puncak, akan tetapi berbatasan langsung dengan Kabupaten Puncak Jaya. Setelah itu kita akan bantu tenda. Kita akan bantu semua hal untuk bagaimana meringankan beban ini," ujarnya. (Elia Douw)