BNPB: Warga Mengungsi Akibat Kekeringan di Nduga
Ilustrasi musim kering. Foto: Generated by canva
Ilustrasi musim kering. Foto: Generated by canva

Papua60detik - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, memaksa sebagian warga mengungsi serta mengakibatkan petani mengalami gagal panen.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan kondisi tersebut merupakan dampak yang cukup signifikan dari fenomena berkurangnya curah hujan dalam waktu yang lama selama musim kemarau ini

Dia menjelaskan krisis air dan paceklik pangan tersebut melanda dua wilayah utama yakni Kampung Bowisa di Distrik Mugi serta Kampung Mbuwa di Distrik Mbuwa, Kabupaten Nduga.

Direktorat Pengendalian operasi BNPB melaporkan secara akumulatif terdapat sekitar 1.156 Kepala Keluarga (KK) yang kini berada dalam kondisi terancam kerawanan pangan akibat rusaknya komoditas pertanian warga yang menjadi sumber penghidupan utama mereka.

Gagal panen pada area seluas 2.325 hektare tersebut memicu minimnya ketersediaan bahan pokok di kawasan terdampak, sehingga mendorong pergerakan warga untuk mengungsi guna mencari pasokan kebutuhan dasar.

"Sebagian warga terdampak telah mengungsi ke Distrik Walaik," kata Berton di Jakarta, Jumat (28/8/2026) seperti dilansir ANTARA.

BNPB berharap pemerintah daerah (pemda) setempat bersama pemangku kepentingan terkait bisa mempercepat proses kaji cepat, pemantauan berkala yang akan menjadi acuan intervensi bantuan tanggap darurat sebagai kebutuhan yang mendesak.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Nduga telah menyalurkan bantuan pangan berupa 50 ton beras kepada warga sebagai langkah penanganan kekeringan.

Bupati Nduga Yoas Beon dalam keterangan persnya mengatakan bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang tersebar di 32 distrik.

"Selain pangan kami juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih yang menjadi salah satu persoalan akibat kondisi cuaca yang terjadi," katanya usai penyerahan bantuan.

Pemkab Nduga juga telah membentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim di Kenyam. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak kekeringan sekaligus mengatur penyaluran bantuan. (Redaksi)