Bupati Mimika Minta Dinkes Pastikan Nakes Tetap Kerja Saat Shift di Kota
Bupati Mimika, Johannes Rettob, foto: Martha/ Papua60detik
Bupati Mimika, Johannes Rettob, foto: Martha/ Papua60detik

Papua60detik - Puskesmas di Mimika, khususnya di wilayah terpencil hingga kini menerapkan sistem shift kerja bagi tenaga kesehatan (nakes). Kebijakan ini mengantisipasi keterbatasan tempat tinggal atau rumah dinas nakes. 

Tapi akibat kebijakan ini, nakes di satu Puskesmas bisa membludak melampaui standar, jumlahnya bisa dua kali lipat.

Masalah lain yang muncul, saat shift di kota selama tiga bulan misalnya, mereka harus tetap bekerja agar berhak dapat TPP selayaknya nakes di tempat tugas.

Sebab itu Bupati Mimika, Johannes Rettob meminta Dinas Kesehatan mengawasi dan membagi nakes yang kembali dari pedalaman bertugas di puskesmas-puskesmas kota. 

"Begitu kalian tiba di Timika, kalian laksanakan tugas di Timika, bukan terus kemudian bebas, terus suka-suka terima TPP. Dinas kesehatan atur mereka di Puskesmas kota, ikut apel tiap hari," kata Bupati Mimika, Selasa (09/06/2026). 

Selain penataan nakes, Dinkes juga diminta memperkuat pengawasan terhadap kehadiran dan kinerja nakes. Menurut Bupati, disiplin pegawai harus diperhatikan guna memastikan pelayanan di fasilitas kesehatan tidak terganggu. (Martha)