Coaching Jurnalistik Timika Express Dorong Lahirnya Jurnalis Muda Berkualitas
Papua60detik - Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari pelajar SMA, mahasiswa, dan lulusan perguruan tinggi mengikuti coaching jurnalistik yang diselenggarakan oleh Timika Express (Timex), Sabtu (27/06/2026).
Direktur Timika Express, Hary Tenggo Wijaya, mengatakan tujuan darin kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta dalam memahami dasar-dasar jurnalistik serta kemampuan menghadapi tantangan media di era digital.
Baca Juga: Yayasan Amungsa Cares Papua Jalani Visitasi Akreditasi LKS, Perkuat Mutu Pelayanan Sosial
"Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang belajar dan berdiskusi antara narasumber dan seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, peserta dapat menambah wawasan sekaligus memperoleh bekal untuk menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, dan bertanggung jawab," ujarnya.
Sementara itu, Asisten III Setda Kabupaten Mimika, Herry Onawame, mengapresiasi Timika Express yang selama ini berkontribusi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus turut mengawal pembangunan di Kabupaten Mimika.
"Ini merupakan langkah positif yang patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang literasi media dan jurnalistik," ucapnya.
Herry menambahkan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, kemampuan masyarakat untuk memahami, mengolah, dan menyampaikan informasi secara benar menjadi kebutuhan.
Ia mengatakan media sosial telah memberikan ruang bagi setiap orang untuk menjadi penyampai informasi. Namun di sisi lain, tantangan berupa penyebaran hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, hingga penyalahgunaan media digital juga semakin besar.
"Kegiatan coaching jurnalistik ini memiliki nilai strategis dalam membangun pemahaman tentang etika jurnalistik, pentingnya verifikasi informasi, serta tanggung jawab moral dalam memanfaatkan media digital," ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar langsung dari para narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang jurnalistik.
"Pers yang profesional dan masyarakat yang memiliki literasi informasi yang baik merupakan mitra strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif," pungkasnya. (Martha)