Hari Pertama Ganjil Genap Biosolar di Timika, Tak Ada Lagi Antrean Panjang di SPBU
Suasana antre Biosolar di SPBU Nawaripi sudah lengang di siang hari, foto: Martha/Papua60detik
Suasana antre Biosolar di SPBU Nawaripi sudah lengang di siang hari, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Hari pertama, Senin (10/08/2026), penerapan sistem ganjil genap untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Biosolar di sejumlah SPBU di Timika diawasi langsung oleh kepolisian, Dinas Perhubungan, Pertamina, dan Disperindag Mimika selaku leading sector.

Kepala bidang Meteorologi Disperindag, Novi Seno Aji yang saat itu sedang berjaga di SPBU Nawaripi menyebut penerapan sistem di hari pertama berlangsung kondusif. Bahkan, ketersediaan B50 sangat mencukupi. 

Menurutnya, antrean kendaraan jauh lebih terkendali dibandingkan sebelumnya. Jika biasanya antrean kendaraan masih mengular hingga siang hari, pada hari pertama penerapan sistem tersebut antrean sudah mulai lengang sekitar pukul 11.00 WIT. 

"Tadi harusnya jam 10.30 ada B50 yang masuk tapi karena masih banyak akhirnya tidak jadi masuk, saya kurang tahu dialihkan ke mana," ucapnya. 

Dalam penerapan sistem ini, Seno menyebut, pembatasan pembelian disesuaikan dengan kapasitas tangki kendaraan. Misalnya, kendaraan besar, dapat mengisi penuh yaitu 80 liter. 

Salah satu pengendara truk, Willi. Katanya, hari ini pengisian BBM lebih mudah dan tidak perlu antre lagi.

Pemerintah sudah membuat ketentuan pengisian biosolar sesuai type kendaraan di SPBU Kabupaten Mimika. 

SPBU 8499901 Nawaripi khusus melayani bus dan truk pengangkut sampah,SPBU 8499902 SP 2 khusus truk bak terbuka, SPBU 8499903 Hasanuddin khusus truk bak terbuka roda empat, mobil tanki air dan mobil box, sementara SPBU 8499904 KM08 khusus truk ekspedisi.

"Ini bagus, karena kita juga tidak perlu antre. Tadi pas kita lewat juga langsung singgah isi," ucapnya. 

Sementara itu, Bupati Mimika, Johannes Rettob menyebut penerapan sistem ganjil genap ini akan terus dievaluasi.

"Yang penting kita sedang mencoba melakukan ini, supaya orang jalan dan antre secara baik. Ini kan kita akan lakukan pengawasan dan evaluasi. Nanti kita lihat perkembangannya," pungkasnya. (Martha)