Tekan Angka Kematian Ibu & Bayi, Dinkes Mimika Tingkatkan Kompetensi USG Dokter Faskes
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Sisma HL saat sampaikan sambutan pada kegiatan peningkatan pelayanan USG bagi ibu hamil, foto: Martha/Papua60detik
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Sisma HL saat sampaikan sambutan pada kegiatan peningkatan pelayanan USG bagi ibu hamil, foto: Martha/Papua60detik

Papua60detik - Dokter dari 30 fasilitas kesehatan di Mimika ikut peningkatan kompetensi pelayanan USG yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Kamis (04/06/2026). 

Faskes tersebut terdiri dari BLUD Puskesmas, Puskesmas, klinik, serta rumah sakit. 

Peningkatan mutu pelayanan pemeriksaan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil, terutama pada kunjungan pertama (K1) dan kunjungan kelima (K5) merupakan upaya Pemkab Mimika dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak, sekaligus menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Sekretaris Dinas Kesehatan Mimika, Sisma HL, mengatakan dengan penguatan kompetensi USG serta koordinasi pelayanan yang lebih solid, maka proses deteksi dini terhadap kehamilan berisiko dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat dan akurat. 

"Pemeriksaan USG pada masa kehamilan sangatlah penting untuk memantau kondisi kesehatan ibu sekaligus perkembangan janin secara berkala. Dengan pemantauan yang optimal, berbagai potensi risiko dapat diidentifikasi lebih awal," ujarnya.


Sisma menegaskan kehadiran para dokter dari berbagai fasilitas kesehatan untuk mengikuti kegiatan merupakan pilar utama dalam mendukung keberhasilan program kesehatan ibu dan anak yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

Dengan kemampuan tenaga kesehatan yang semakin baik, berbagai potensi komplikasi dapat diidentifikasi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara optimal.

"Melalui penguatan kompetensi USG dan koordinasi pelayanan yang lebih solid, saya berharap deteksi dini terhadap risiko kehamilan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan akurat," harapnya. 

Selain meningkatkan kemampuan teknis tenaga medis, kegiatan tersebut juga menjadi wadah membangun koordinasi dan menyamakan persepsi antar fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.

"Serap ilmu yang diberikan, diskusikan kendala di lapangan, dan implementasikan hasil pertemuan ini dengan penuh tanggung jawab di wilayah kerja masing-masing demi keselamatan ibu dan bayi di Kabupaten Mimika," pesannya. (Martha)