Pemkab Nduga Bagikan 50 Ton Beras ke Warga Terdampak Kekeringan
Bupati Nduga Yoas Beon saat menyerahkan beras sebanyak 50 ton kepada masyarakat di 32 distrik, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (28/8). (ANTARA/HO- Pemkab Nduga)
Bupati Nduga Yoas Beon saat menyerahkan beras sebanyak 50 ton kepada masyarakat di 32 distrik, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Jumat (28/8). (ANTARA/HO- Pemkab Nduga)

Papua60detik - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga, Papua Pegunungan, menyalurkan bantuan pangan berupa 50 ton beras kepada warga sebagai langkah penanganan kekeringan yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan.

Bupati Nduga Yoas Beon dalam keterangan persnya mengatakan bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang tersebar di 32 distrik.

"Selain pangan kami juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan air bersih yang menjadi salah satu persoalan akibat kondisi cuaca yang terjadi," katanya usai penyerahan bantuan pada Jumat (28/8/2026) seperti dilansir ANTARA.

Menurut Yoas, pemerintah daerah perlu bergerak cepat untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan dasar dengan dampak perubahan iklim.

"Penanganan dampak kekeringan tidak cukup dilakukan melalui penyaluran bantuan, tetapi membutuhkan koordinasi antar lembaga agar kondisi masyarakat dapat dipantau secara menyeluruh," ujarnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, kata dia,  Pemkab Nduga juga telah membentuk Posko Induk Penanggulangan Perubahan Iklim di Kenyam. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi dalam memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak sekaligus mengatur penyaluran bantuan.

"Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kebutuhan masyarakat secara nyata, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kekeringan dapat memberikan dampak berantai, mulai dari terbatasnya sumber air hingga terganggunya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat," katanya.

Dia menambahkan Pemkab Nduga selanjutnya akan terus mengevaluasi kondisi masyarakat di masing-masing distrik dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan tingkat kebutuhan.

"Saya mengimbau masyarakat tetap tenang serta bersama-sama menjaga sumber air dan memanfaatkan bantuan yang telah disalurkan secara tepat," ujar Yos Beon. (Redaksi)